Program kesehatan jiwa di puskesmas adalah bagian dari layanan kesehatan primer yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan rehabilitasi masalah kesehatan jiwa di masyarakat.
Sehat adalah keadaan sejahtera, baik fisik, mental maupun sosial serta tidak sekedar terbebas dari keadaan cacat dan kematian. Definisi sehat ini berlaku bagi perorangan maupun penduduk (masyarakat). Derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor yang saling berinteraksi yaitu lingkungan, perilaku, keturunan dan pelayanan kesehatan.
Kesehatan Jiwa adalah suatu kondisi mental sejahtera yang memungkinkan hidup harmonis dan produktif sebagai bagian yang utuh dari kualitas hidup seseorang, dengan memperhatikan semua segi kehidupan manusia dengan ciri menyadari sepenuhnya kemampuan dirinya, mampu menghadapi tekanan hidup yang wajar, mampu bekerja produktif dan memenuhi kehidupan hidupnya, dapat berperan serta dalam lingkungan hidup, menerima dengan baik apa yang ada pada dirinya serta merasa nyaman bersama orang lain. Jadi kesehatan jiwa (mental) merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan secara keseluruhan.
Anjuran skrining kesehatan jiwa bagi masyarakat adalah minimal satu kali dalam setahun. Skrining ini sebagai langkah mendeteksi dini kondisi kejiwaan individu, sehingga apabila ditemukan tanda-tanda masalah mental, dapat segera dilakukan intervensi yang lebih cepat dan tepat.
Dari laman website Kemenkes, Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Imran Pambudi, MPHM menyampaikan, anjuran skrining kesehatan jiwa ditujukan untuk seluruh kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia). Skrining juga dapat dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun jika diperlukan. Beliau menambahkan “Untuk kelompok masyarakat yang berisiko masalah kesehatan jiwa seperti individu dengan penyakit kronis, termasuk sasaran prioritas untuk mendapatkan skrining satu kali dalam setahun, tapi bisa dilakukan lebih dari satu kali jika diperlukan.” (Sumber: www.kemkes.go.id)
Foto : Kegiatan Skrining Kesehatan Jiwa di Sekolah
Skrining kesehatan jiwa di Puskesmas biasanya bertujuan untuk mendeteksi dini gangguan mental atau psikologis agar dapat segera ditangani. Berbagai jenis skrining kesehatan jiwa yang umum digunakan dipuskesmaas, antara lain yaitu:
Anda Mau Konsultasi Mengenai Kesehatan Jiwa ?
Hubungi CP Kami
Komponen utama program kesehatan jiwa di puskesmas, meliputi: