Loading...

PROGRAM P2PTM

PENYAKIT TIDAK MENULAR

Program ini bertujuan untuk mencegah terjadinya Penyakit Tidak Menular serta mengelola kasus yang sudah ada agar dampaknya terhadap individu dan masyarakat dapat diminimalkan.


Apa itu Program P2PTM ?

pegawai dr. Nurul Azizah Mahmud (PJ Program P2PTM)

Program PTM terdiri dari pemeriksaan Kesehatan usia produktif, pemeriksaan pasien dengan hipertensi, pemeriksaan pasien dengan DM (Diabetes Melitus), obesitas, stroke, deteksi dini kanker, PPOK, Asthma, Deteksi dini thalassemia.

Target dan sasaran penyakit tidak menular dimulai usia 15 tahun hingga 59 tahun dengan jumlah yang sangat besar sehingga membutuhkan berbagai inovasi untuk mencapai target tersebut.

Diantaranya di UPTD Puskesmas Cibuntu telah rutin dilaksanakan skrining PTM baik di dalam Gedung puskesmas, di posyandu dan posbindu, berbagai gebyar, bakti sosial, kunjungan rumah, pemeriksaan Kesehatan di instansi pemerintah, di sekolah, pelatihan kader Kesehatan, penguatan dokter di praktek mandiri (TPMD) dan lintas sektor, dan lain sebagainya.

Kasus Penyakit Tidak Menular di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cibuntu tergambar pada data dibawah ini :


10.105

Kasus Hipertensi

1.693

Kasus Diabetes Melitus

Untuk meningkatkan angka sasaran yang dicapai program PTM pun memiliki inovasi yang dinamakan GEDOR PTM (Gerakan Dobrak Angka Capaian PTM). Inovasi ini lebih menutamakan penelusuran sasaran ke rumah masing-masing dengan bantuan para kader Kesehatan. Dengan adanya inovasi ini capaian PTM setiap tahun meningkat hingga mencapai lebih dari 80% di tahun 2024.

Skrining PTM Apa Saja ?

Penyakit Tidak Menular yang dilakukan skrining, antara lain yaitu:

  • Hipertensi (tekanan darah tinggi): Faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan stroke.
  • Diabetes melitus: Penyakit metabolik yang dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal ginjal, kebutaan, dan amputasi.
  • Obesitas: Berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular dan gangguan metabolik lainnya.
  • Kolesterol tinggi: Berisiko menyebabkan penyakit jantung koroner. Kanker: Skrining untuk jenis tertentu, seperti kanker serviks, payudara, atau kolorektal.
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK): Akibat merokok atau polusi udara.

Pencegahan PTM

Cara mencegah penyakit tidak menular menurut Kementerian Kesehatan di antaranya adalah :

  1. Hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebih. Dengan menghindari kebiasaan tersebut tubuh akan terbebas dari risiko munculnya penyakit tidak menular.
  2. Membatasi konsumsi gula, garam dan lemak berlebih. Konsumsi gula perhari untuk setiap individu, yakni 5-9 sendok teh atau setara 50 gram gula. Kadar garam yang dibutuhkan tubuh yakni tidak kurang dari seperempat sendok teh per harinya sedangkan kadar konsumsi lemak disarankan sebanyak 20 hingga 30 gram perhari.
  3. Rutin melakukan aktivitas fisik. Dengan melakukan aktivitas ringan dan rutin dapat membakar lemak.
  4. Rajin mengkonsumsi buah dan sayur. Melengkapi konsumsi harian dengan buah dan sayur mampu mencegah risiko terjangkit PTM.